Oke, kita lanjut ya ke pembahasan berikutnya. Kalau
sebelumnya kita sudah mengetahui kehidupan sejati seorang anak, maka
selanjutnya kita mengetahui kehidupan sejati seorang remaja. Jadi, kita harus step
by step . Nanti, di akhir akan dijelaskan semuanya kenapa saya tidak
mengatakan kehidupan sejati itu hanya kepada Allah Swt untuk agama Islam,
maupun dari agama-agama lainnya. Akan ada kesimpulan-kesimpulan yang dibahas
diakhir tentu kalau saya sudah membahas kehidupan sejati tentang orang tua.
Nah, ini yang paling sulit di elakkan oleh para
remaja jika mereka sudah berada pada waktu ini. Dimana mereka terkadang
dituntut untuk mengikuti kegiatan yang ada disekitar kita. Sebagai contoh
rata-rata remaja berumur 14-23 tahun. Disnilah cobaan berdatangan silih berganti
di kalangan remaja dan pasti nya kalian tau apa aja yang diperbuat remaja masa
kini. Saya tidak mengambil contoh Indonesia, namun seluruh dunia. Kenapa
seluruh dunia? Because, “Teknologi Semakin Canggih” terkhusus negara-negara
terbelakang dan yang sedang mengalami krisis atau penyakit massal. Berbeda lagi
dengan arab, woaahh!! jangan tanya, khusus yang ini beda. Anda akan tau sendiri
akibat nya jika kenakalan remaja terjadi di negara ini termasuk negara-negara
yang memperlakukan hukum syariat Islam.
Yuk,
lanjut ke pembahasan utama. Remaja dikalangan masyarakat kadang di pandang
sebelah mata sebelum mereka menunjukkan kesuksesan nya itu dikarenakan mereka
dianggap masih labih atau masih hijau? Jelas mereka masih hijau karena mereka
baru beranjak, tapi jangan pernah memandang sebelah mata remaja-remaja sekarang
ini karena justru semakin masyarakat mengatakan jelek kepada remaja, remaja
saat ini tentu down mendengarnya, kecuali yang memang punya semangat tinggi.
Terlepas kembali dari pendidikan orang tua, sebaik nya perhatikan anak anda
sebaik mungkin saat pulang sekolah, terutama jika ingin keluar rumah, jika
hanya sekedar bermain maka biarkan lah beri mereka batas waktu, tapi kalau
mereka berkeliaran tidak jelas?nah ini yang bahaya. Seperti yang saya katakan
sebelumnya dibagian pertama, kenakalan seseorang bukan saat mereka remaja tapi
saat mereka anak-anak. Kenapa? Karena saat mereka bermain dilihat lah
teman-teman mereka, semua agama pasti setuju jika harus memilih teman yang
baik. Hal ini penting karena akan berlanjut ke masa remaja.
Saya
tidak akan menjelaskan secara rinci, terlebih remaja hanya masa sesaat sebelum
beranjak dewasa yang lebih panjang masa nya. Saat nya kita cari dimana
kehidupan sejati seorang remaja sih?
Remaja
adalah lanjutan ketika mereka sudah melewati masa kanak-kanak, kehidupan sejati
mereka adalah melanjutkan apa yang baik dan meninggalkan yang buruk disaat
mereka masih kecil. Ini penting, karena disaat remaja lah anda baligh untuk
menuju dewasa, disaat remaja lah anda menentukan kedewasaan anda, masa depan
anda, dan lain sebagainya.
Sulit?
Memang. Kalau kalian mengetahui bahwa setiap ada orang sukses dan bahagia,
ketahuilah mereka telah melewati masa-masa dimana penuh rintangan, cobaan,
mereka jatuh bangun namun tak berhenti. Saat kita melewati masa-masa kelam
ketahuilah pula bahwa ada sedikit pencerahan disana. Saya tidak mengatakan saya
lebih pintar atau lebih tau. Namun saya mengambil pelajaran dari sisi terbaik
nya dimana orang-orang yang mengalaminya. Jujur saya sendiri masih berusaha dan
belum sesukses kalian .
Jelas?
Jadi kehidupan sejati seorang remaja yaitu melanjutkan apa yang baik saat
mereka kecil atau dimasa kanak-kanak. Menyesal itu jelas datang belakangan,
ketika mereka gagal mereka akan menyesal tapi disisi lain mereka yang sukses
melewati masa remaja tau penyesalan itu wujud dari kebangkitan diri
masing-masing.
Kata
terakhir dari saya untuk pembaca ku yang setia, “Dunia ini penuh kebohongan
maka jangan sekali-kali anda berbohong, atau anda akan terjerumus didalam nya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar