Rabu, 26 November 2014

Kehidupan Sejati ! (2)



Oke, kita lanjut ya ke pembahasan berikutnya. Kalau sebelumnya kita sudah mengetahui kehidupan sejati seorang anak, maka selanjutnya kita mengetahui kehidupan sejati seorang remaja. Jadi, kita harus step by step . Nanti, di akhir akan dijelaskan semuanya kenapa saya tidak mengatakan kehidupan sejati itu hanya kepada Allah Swt untuk agama Islam, maupun dari agama-agama lainnya. Akan ada kesimpulan-kesimpulan yang dibahas diakhir tentu kalau saya sudah membahas kehidupan sejati tentang orang tua.
Nah, ini yang paling sulit di elakkan oleh para remaja jika mereka sudah berada pada waktu ini. Dimana mereka terkadang dituntut untuk mengikuti kegiatan yang ada disekitar kita. Sebagai contoh rata-rata remaja berumur 14-23 tahun. Disnilah cobaan berdatangan silih berganti di kalangan remaja dan pasti nya kalian tau apa aja yang diperbuat remaja masa kini. Saya tidak mengambil contoh Indonesia, namun seluruh dunia. Kenapa seluruh dunia? Because, “Teknologi Semakin Canggih” terkhusus negara-negara terbelakang dan yang sedang mengalami krisis atau penyakit massal. Berbeda lagi dengan arab, woaahh!! jangan tanya, khusus yang ini beda. Anda akan tau sendiri akibat nya jika kenakalan remaja terjadi di negara ini termasuk negara-negara yang memperlakukan hukum syariat Islam.
                Yuk, lanjut ke pembahasan utama. Remaja dikalangan masyarakat kadang di pandang sebelah mata sebelum mereka menunjukkan kesuksesan nya itu dikarenakan mereka dianggap masih labih atau masih hijau? Jelas mereka masih hijau karena mereka baru beranjak, tapi jangan pernah memandang sebelah mata remaja-remaja sekarang ini karena justru semakin masyarakat mengatakan jelek kepada remaja, remaja saat ini tentu down mendengarnya, kecuali yang memang punya semangat tinggi. Terlepas kembali dari pendidikan orang tua, sebaik nya perhatikan anak anda sebaik mungkin saat pulang sekolah, terutama jika ingin keluar rumah, jika hanya sekedar bermain maka biarkan lah beri mereka batas waktu, tapi kalau mereka berkeliaran tidak jelas?nah ini yang bahaya. Seperti yang saya katakan sebelumnya dibagian pertama, kenakalan seseorang bukan saat mereka remaja tapi saat mereka anak-anak. Kenapa? Karena saat mereka bermain dilihat lah teman-teman mereka, semua agama pasti setuju jika harus memilih teman yang baik. Hal ini penting karena akan berlanjut ke masa remaja.
            Saya tidak akan menjelaskan secara rinci, terlebih remaja hanya masa sesaat sebelum beranjak dewasa yang lebih panjang masa nya. Saat nya kita cari dimana kehidupan sejati seorang remaja sih?
            Remaja adalah lanjutan ketika mereka sudah melewati masa kanak-kanak, kehidupan sejati mereka adalah melanjutkan apa yang baik dan meninggalkan yang buruk disaat mereka masih kecil. Ini penting, karena disaat remaja lah anda baligh untuk menuju dewasa, disaat remaja lah anda menentukan kedewasaan anda, masa depan anda, dan lain sebagainya.
            Sulit? Memang. Kalau kalian mengetahui bahwa setiap ada orang sukses dan bahagia, ketahuilah mereka telah melewati masa-masa dimana penuh rintangan, cobaan, mereka jatuh bangun namun tak berhenti. Saat kita melewati masa-masa kelam ketahuilah pula bahwa ada sedikit pencerahan disana. Saya tidak mengatakan saya lebih pintar atau lebih tau. Namun saya mengambil pelajaran dari sisi terbaik nya dimana orang-orang yang mengalaminya. Jujur saya sendiri masih berusaha dan belum sesukses kalian .
            Jelas? Jadi kehidupan sejati seorang remaja yaitu melanjutkan apa yang baik saat mereka kecil atau dimasa kanak-kanak. Menyesal itu jelas datang belakangan, ketika mereka gagal mereka akan menyesal tapi disisi lain mereka yang sukses melewati masa remaja tau penyesalan itu wujud dari kebangkitan diri masing-masing.
            Kata terakhir dari saya untuk pembaca ku yang setia, “Dunia ini penuh kebohongan maka jangan sekali-kali anda berbohong, atau anda akan terjerumus didalam nya”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar